Warna Pendidikan Kita
Karya: Agie Nurwati
Ada harapan yang terhampar
Namun harus hilang
Ada mimpi yang tergantung tinggi
Namun harus mati
Ketika harapan hanya milik orang-orang pinggiran
Ketika mimpi bisa diperjualbelikan
"Pendidikan adalah hak setiap warga negara" katanya
Tapi nyatanya, tidak!
Masih banyak anak-anak menghitung receh di lampu merah
Masih banyak siswa-siswa keluar karena tak bisa bayar uang sekolah
Masih banyak mahasiswa DO meninggalkan bangku kuliah
Pendidikan menjadi barang mewah di negeri kita
Yang hanya bisa dinikmati kalangan tertentu saja
Miris....
Ketika pendidikan hanya menjadi ajang mencari ijazah
Bukan lagi mencari ilmu untuk memperbaiki tatanan hidup bangsa kita
Kita adalah mimpi-mimpi yang berlari dalam abstraksi
Yang dijejali dogma-dogma kurikulum modernisasi
Tanpa melihat kesetaraan, yang ada hanya kesenjangan
Bukan lagi sebagai alat untuk mencerdaskan bangsa
Tapi untuk mencari keuntungan semata
Bukankah setiap anak adalah penerus bangsa ini?
Lantas....
Bagaimana dengan harapan dan mimpi mereka
Jika pendidikan hanya menjadi bingkai yang sulit dijamah
Akankah kalimat "Nama Saya Budi"
Kembali mudah untuk dieja?
Berdengung dari pelosok negeri, tanpa terkecuali
***Cipta karya puisi TCA Purwakarta dengan tema "Kapitalisme Pendidikan"***